Kamis, 23 Juli 2009

Still Walk in Mistake Road

Kokuo tetap pada dirinya yang diliputi kegelapan. Serasa enggan untuk meninggalkan tabiat aneh, padahal sesungguhnya kokuo enggan lepas dari kegelapan hanya karena dirinya enggan untuk ditinggalkan...
Apa yang ditinggalkan atau siapa yang ditinggalkan... tidak ada yang tahu, karena kokuo menjalani semua itu. Kokuo enggan meninggalkan karena enggan untuk ditinggalkan.
Tapi malangnya, kokuo dinilai mengkasihani diri sendiri, padahal kokuo pun berjuang agar lepas dari rasa "dikasihani".
Masalahnya... kokuo tetap dinilai salah.
Benar...
Kokuo memang berjalan dijalan yang salah dan tetap akan berjalan dijalan yang salah tersebut.
Kenapa? Karena kokuo hanya bisa kembali dari jalan yang sama bukan dari jalan yang berbeda. Jalan yang berbeda bukan mengirim kokuo kembali ke awal yang lebih baik, tapi hanya akan mengirim kokuo ke tempat yang sama sekali bukan awal yang dijalaninya.
Kenapa? Tidak ada yang bisa dilakukan oleh kokuo atau siapapun. Karena kokuo sekarang pun masih berada dijalan yang salah. Tak ada yang bisa dilakukan oleh kokuo walau dirinya telah kembali kemasa dimana sebuah kesalahan terjadi, karena kemanapun kokuo berjalan, jalan yang ditempuhnya tak pernah sekalipun merupakan jalan yang benar.

Rabu, 06 Mei 2009

Don't Broke My "World"

"Dunia" yang mereka lihat dan "dunia" yang kokuo lihat adalah dua hal yang berbeda.
Tapi entah mengapa, mereka selalu memaksa kokuo untuk melihat "dunia" yang tak ingin kokuo lihat.
Siapa yang salah???
Bukan kokuo yang mencoba untuk hidup didunianya sendiri, juga bukan mereka yang memaksa kokuo untuk keluar dari "cangkang" kegelapan.
Tapi...
Kokuo lahir dikegelapan dan akan slalu hidup dalam kegelapan.
Walau dengan kekuatan sekuat apapun untuk lari, tapi inilah"dunia" yang kokuo inginkan, Dunia dimana dirinya mampu menggapai impian yang bahkan untuk memikirnya sekalipun tidak.
"dunia" ini sangat tipis.
Karena ketipisan itulah kokuo menjaga "dunia" itu agar tidak hancur atau dihancurkan.
Tapi...
Semua orang lebih memilih untuk menghancurkan "dunia" milik kokuo. "dunia miliknya yang dilindungi dengan harga dirinya.
Kenapa???
Kenapa kokuo tidak boleh hidup dalam "dunia"-nya sendiri?
Kenapa hanya orang lain yang boleh hidup tenang dengan ketenangan abadi?
Kenapa kokuo tidak boleh mendapatkan hal yang sama?

Jumat, 27 Februari 2009

Boku Wa ... Dare ???

Saat kokuo melihat dan merasakan apa yang terjadi pada dirinya... hati kecilnya bertanya tentang siapakah dirinya. Hatinya yang sempit itu kadang menangis dan tertawa kala dirinya menempuh jalan yang berbeda dari apa yang ia harafkan.
Doushite ???
Bahkan hingga saat ini pun kokuo tetap tidak mengetahui dengan seksama siapakah seseorang yang berada tepat didepan cermin yang ia tatap.
Dare ???
Kimi Wa Dare Desu ???
...
Baka !!!
Kimi Wa Boku Ta
Boku Wa Kimi
...
Tidak ada yang aneh atau berbeda...
Kokuo dimanapun berada tetap seorang yang menentang takdir.
Takdir dimana dirinya bukan dirinya.
Takdir dimana dirinya tak bisa mengubah masa depan.,
Demo...
Boku Wa Kami !!!
Setidaknya itu yang menjadi penopang hidupnya saat ini.

Kamis, 19 Februari 2009

Can I Touch "it" ?

Saat ada sesuatu yang datang mendekat dan berkata "Can you Felt Me?" kokuo memejamkan matanya dan mencoba merasakan suatu keberadaan disekitarnya.
Sesaaat kemudian sesuatu yang lain mendekat, dan berkata "Can you Hear Me?" kokuo menoleh seraya mencari sumber suara yang didengarnya.
Tak lama muncul kembali sesuatu yang dirasa kokuo malah semakin banyak dan "ia" berkata "Can you Say Something for Enjoyed Me?" kokuo jadi terdiam dan menundukkan kepalanya, bukan menyesal atau pun ketakutan, tapi kokuo berpikir "Who "it" is?".
Akhirnya sesuatu itu datang dan menatap wajah kokuo sembari berkata "Can you See Me?" kokuo hanya tersenyum dan membalas...
"Can I Touch You? My Dear."
"I Miss You and Need You Inside Me."
"Happy Birthday"